Page 243 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 243
222
Untuk dibaca bersama
Gambar 10. Presentasi Aksara Tani
(memasak bersama warga berkolaborasi dengan koki lokal).
Lokasi: Gili Meno (2017).
Sumber: Pasirputih.
Kemudian, dalam proses program pendidikan alternatifnya, Pasirputih
memanfaatkan dan mengelola materi lokal yang ada di Pemenang dan
atau Lombok Utara. Materi lokal selama ini tidak atau belum dilihat
sebagai sumber pengetahuan. Hal ini tentu disebabkan oleh hegemoni
pengetahuan modern yang mendasarkan pengetahuan atas apa yang
sudah tersusun di Barat atau di pusat-pusat kota. Pasirputih mencoba
melawan pandangan ini dengan memunculkan materi lokal hingga
layak menjadi pengetahuan bersama.
Hal itu bisa dilihat dari bagaimana Pasirputih mengartikulasikan
Pemenang atau Lombok Utara sebagai laboratorium yang memiliki
banyak sekali materi yang bisa dibahas dari berbagai sudut pandang,
seperti ikatan Mempolong-Merenten, yang bisa dibedah dalam
2
kajian relasi sosial atau relasi ekonomi, dan perbedaan tiga agama
2 Mempolong-Merenten adalah ikatan sosial masyarakat Lombok Utara yang bermakna satu saudara
satu ikatan.
Cerita dari Pasirputih

