Page 244 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 244

di Pemenang, yang bisa dijadikan materi dalam studi perdamaian,
              serta pengetahuan-pengetahuan pertanian dan kelautan lokal untuk   223
              menambah khazanah pengetahuan populer.


              Pasirputih adalah salah satu perkumpulan yang aktif menyuarakan
              betapa berharganya pengetahuan lokal, tidak hanya kepada orang
              luar, namun juga kepada masyarakat Pemenang dan Lombok Utara
               Untuk dibaca bersama
              itu sendiri. Hal ini tentu tidak mudah, apalagi masyarakat Pemenang
              juga dihadapkan pada realitas bahwa pengetahuan dalam pendidikan-
              pendidikan formal pun bersumber dari kebijakan pusat. Sebut saja
              di sekolah, bagaimana anak-anak sekolah di Pemenang diajarkan
              tari Bali dan melupakan tarian Sireh Tebango, yang menjadi tarian
              khas Pemenang. Juga kealpaan dalam melihat seni tradisi komedi
              Rudat Terengan sebagai bagian penting dalam sosio-religi masyarakat
              Pemenang, karena tidak diajarkannya materi lokal ini di sekolah.
 Gambar 10. Presentasi Aksara Tani   Pasirputih, bersama Rudat Setia Budi Terengan, kemudian mencoba
 (memasak bersama warga berkolaborasi dengan koki lokal).   menciptakan kebaruan-kebaruan dalam tubuh rudat sehingga saat ini
 Lokasi: Gili Meno (2017).
 Sumber: Pasirputih.  rudat sudah menjadi ikon kebanggaan Lombok Utara.


 Kemudian, dalam proses program pendidikan alternatifnya, Pasirputih   Dalam hal mengelola materi lokal, tantangan terberat adalah
 memanfaatkan dan mengelola materi lokal yang ada di Pemenang dan   masyarakat itu sendiri, dalam arti medan perjuangan sesungguhnya
 atau Lombok Utara. Materi lokal selama ini tidak atau belum dilihat   adalah mengatasi persoalan laten masyarakat. Tidak mudah mengajak
 sebagai sumber pengetahuan. Hal ini tentu disebabkan oleh hegemoni   masyarakat Pemenang kembali ke Pantai Bangsal, melihat potensi
 pengetahuan modern yang mendasarkan pengetahuan atas apa yang   yang ada di Bangsal, saat industri pariwisata di Tiga Gili (Gili Air,
 sudah tersusun di Barat atau di pusat-pusat kota. Pasirputih mencoba   Gili Meno, dan Gili Trawangan) di tangan pemerintah lokal menjadi
 melawan pandangan ini dengan memunculkan materi lokal hingga   andalan pendapatan daerah. Oleh karenanya, membangun relasi yang
 layak menjadi pengetahuan bersama.  baik dengan masyarakat adalah yang lebih utama daripada mengelola
              materi itu sendiri. Jika relasi sudah terbangun, materi apa pun bisa
 Hal itu bisa dilihat dari bagaimana Pasirputih mengartikulasikan   diolah bersama.
 Pemenang atau Lombok Utara sebagai laboratorium yang memiliki
 banyak sekali materi yang bisa dibahas dari berbagai sudut pandang,   Langkah selanjutnya adalah mengajak pemerintah lokal dalam
 seperti ikatan Mempolong-Merenten,  yang bisa dibedah dalam   mewujudkan cita-cita bersama masyarakat. Pasirputih mempercayai
 2
 kajian relasi sosial atau relasi ekonomi, dan perbedaan tiga agama   bahwa kerja maksimal bisa terwujud jika antara masyarakat dan
              pemerintah memiliki kesamaan pijakan.
 2  Mempolong-Merenten adalah ikatan sosial masyarakat Lombok Utara yang bermakna satu saudara
 satu ikatan.
                                                               Muhammad Sibawaihi
   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248   249