Page 401 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 401
380 ruangrupa (Jakarta, 2000)
ruangrupa bergiat mendorong kemajuan gagasan seni rupa dalam
konteks urban dan lingkup luas kebudayaan melalui pameran, festival,
laboratorium seni rupa, lokakarya dan penelitian, serta penerbitan
buku, majalah dan jurnal daring. Pada perkembangannya, ruangrupa
berevolusi menjadi sebuah kolektif seni kontemporer dan ekosistem
studi bersama Serrum dan Grafis Huru Hara (GHH), membentuk sebuah
Untuk dibaca bersama
platform bernama Gudskul Ekosistem. Platform tersebut dirancang
sebagai ruang belajar simulasi kerja kolektif yang mengedepankan
pentingnya dialog yang kritis dan eksperimental, lewat proses berbagi
dan pembelajaran berbasis pengalaman, serta untuk menyajikan
ruang belajar publik yang mengusung nilai-nilai kesetaraan, berbagi,
solidaritas, pertemanan, dan kebersamaan.
Jalan Durian Raya No. 30A, Jagakarsa, Jakarta 12620
www.ruangrupa.id ruangrupa ruangrupa
ruangrupa ruangrupajakarta
Rumah Budaya Sikukeluang (Pekanbaru, 2010)
Berawal dari ide untuk membuka ruang bagi seni non-Melayu atau
Melayu kontemporer, Rumah Budaya Sikukeluang kemudian lahir
sebagai kolektif seni yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan
hidup ketika bencana asap menyerang Riau pada 2010. Kolektif ini
memiliki laboratorium budaya di suatu hutan yang disebut Bukit
Rimbang Baling. Keanggotaan mereka berbentuk partisipasi sukarela
yang selalu terbuka. Mereka juga memiliki usaha mandiri berupa kedai
kopi dan ekowisata.
Jalan Dwikora No. 2, Gobah, Suka Maju, Sail, Pekanbaru, Riau 28132
SIKUKELUANG sikukeluang sikukeluang
Direktori

