Page 406 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 406

Jalan Bontotangnga No. 1, Mannuruki, Tamalate, Makassar,
              Sulawesi Selatan 90221                                          385
                  www.sikuterpadu.org        RuangTerpaduSIKU
                  sikuterpadu        SikuTerpadu



              SimpaSio Institute (Larantuka, 2016)
               Untuk dibaca bersama
              SimpaSio Institute adalah suatu lembaga arsip dan kajian sosial-
              budaya Flores Timur dengan jumlah anggota 12 orang. Salah satu
              program SimpaSio Institute adalah perpustakaan dan taman baca
              Serambi Pustaka SimpaSio Institute. Taman baca ini menghimpun
              anak-anak dalam berbagai kegiatan kreasi. Lembaga ini sangat peduli
              terhadap nasib anak bangsa, sehingga banyak sekali melibatkan anak-
              anak muda dalam agenda kegiatan yang antara lain terdiri dari kelas
              kriya, roadshow dongeng, lokakarya, festival, kemah budaya sampai
              literasi sains dan budaya. Salah satu upaya terkini dari SimpaSio
              Institute adalah merintis dan mengembangkan Kampung Literasi.
              Sebagai tambahan, kolektif ini juga menunjang aktivitas mereka
              dengan menjual kaos dan olahan pangan setempat.


                  Jalan Diponegoro, RT 07/RW 02, Sarotari Tengah, Larantuka,
              Flores Timur, Nusa Tenggara Timur
                  Simpa-Sio-Institute    simpasioinstitute



              Sinau Art (Cirebon, 2006)
              Sinau Art awalnya bernama Gardu Unik. Nama Siau Art sendiri awalnya
              muncul sebagai nama salah satu program mereka, yakni Lembaga
              Pendidikan Keterampilan Sinau Art Course (sejak 2007). Merasa
              pendidikan mesti menjadi perhatian utama mereka, maka Gardu Unik
              lantas mengubah namanya menjadi Sinau Art. Sinau, dalam bahasa
              Jawa, berarti “belajar.” Selain membuka ruang belajar kesenian, kolektif
              ini juga menggunakan kesenian sebagai medium untuk mengadvokasi
              isu-isu lingkungan. Terkait yang belakangan ini Sinau Art memiliki festival
   401   402   403   404   405   406   407   408   409   410   411