Page 422 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 422
Dwita Astari alias Distry lulus dari jurusan Bisnis Internasional
di Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang. Ia pernah menjadi 401
Eksekutif Marketing di sebuah perusahan ritel di Indonesia selama
dua setengah tahun, sebelum memutuskan untuk mendedikasikan
dirinya pada apa yang dicintainya, yaitu seni. Untuk mengembangkan
pengetahuannya dalam seni, ia mengambil kelas Sejarah Seni di
Sotheby’s Institute of Art dan Program Studi Kolektif dan Ekosistem
Untuk dibaca bersama
Seni Kontemporer di Gudskul Ekosistem. Saat ini, ia bekerja untuk
Australia Council for the Art sebagai international producer, gallery
relations manager di salah satu art fair di Jakarta.
Gesyada Siregar (l. Medan, 1994) adalah seorang kurator, penulis
dan pengurus kegiatan seni. Gesyada lulus dari Fakultas Seni Rupa
Institut Kesenian Jakarta (FSR-IKJ) pada 2016 dan merupakan alumna
lokakarya Kurator Muda Indonesia yang diselenggarakan oleh Dewan
Kesenian Jakarta (DKJ) dan ruangrupa pada 2013. Sejak saat itu,
ia bekerja di berbagai proyek seni, pameran, festival, publikasi dan
program baik nasional maupun internasional. Saat ini, ia bekerja di
Gudskul Ekosistem sebagai koordinator subjek Artikulasi & Kurasi dan
terlibat dalam proyek seni pendidikan kolaboratif dengan berbagai
institusi. Sejumlah proyek seni rupanya dapat dilihat di gesyada.com
Gusti Hendra Pratama alias Enda adalah seorang manajer seni,
seniman, produser dan peneliti yang tinggal dan bekerja di Jakarta.
Sejak 2015, ia mendedikasikan diri untuk kerja-kerja kesenian terutama
dalam proses produksi pengetahuan dan penciptaan karya seni serta
upaya pengembangan sarana-prasarana untuk mendukung kemajuan
dan keberlangsungan seni. Pada 2018, Enda mengikuti Program Studi
Kolektif dan Ekosistem Seni Rupa Kontemporer angkatan pertama di
Gudskul Ekosistem. Pada 2019, ia mengelola proyek seni “Tak Kenal
Maka.” Bersama beberapa kelompok seniman di Jakarta, ia adalah
peneliti untuk proyek seni RETURNS: Migration Narratives in Southeast
and East Asia (2019) dan OK.Video: Asia City Pop Network Research Trip,
Jakarta, Kuala Lumpur & Tokyo (2020).

