Page 222 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 222

Untuk dibaca bersama






               Gambar 7. Hasil kerja-kerja pengarsipan sejarah, seni, budaya, dan pertanian   201
                          dipamerkan di tingkat kampung dan kecamatan.
                               Lokasi: Kapan, Mollo Utara (2019).
                                     Sumber: Petrus Maure.

              Bercermin dari Lakoat.Kujawas, kita dapat membayangkan sebentuk
              kolektif seni yang tumbuh, berkembang, dan berdaya di desa. Meski
              mendapat inspirasi dari kota dan tempat lain, berbagai kegiatannya
              dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan warga desa
              sendiri. Simbiosis mutualisme Lakoat.Kujawas-Mollo ini dimungkinkan
              karena kolektif seni menjadi bagian erat dari masyarakat dan
              masyarakat ditempatkan sebagai poros utama bagi kerja-kerja artistik
              yang dikembangkan oleh sebuah kolektif seni.



              Jakarta, 2020


















 Simbiosis Mutualisme Lakoat.Kujawas dan Mollo             Berto Tukan & Ayos Purwoaji
   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227