Page 227 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 227
206
Membesarkan komunitas, organisasi, perkumpulan,
atau inisiatif adalah seperti membesarkan anak.
Untuk dibaca bersama
saran dan kritik demi kebaikan komunitas, organisasi, perkumpulan,
atau inisiatif yang kita bangun. Intinya, seperti umumnya orang tua
memiliki bayangan di masa depan akan menjadi apa anak-anak
mereka, dan mencoba mewujudkan impian-impian tersebut, kita juga
harus bisa membayangkan akan seperti apa perkumpulan yang kita
rintis, dan semaksimal mungkin mewujudkan cita-cita bersama kita.
Seperti itulah kira-kira saya mengibaratkan Pasirputih. Sebuah
platform yang pada saat itu tidak pernah ada dalam bayangan kami.
Seperti suasana suka-duka sesaat setelah seorang bayi lahir, yang
ada hanya kebahagiaan demi kebahagiaan, karena memiliki ruang
berkumpul baru, teman-teman baru, suasana baru, diperkenalkan
dengan alat-alat baru, cara pandang baru, dan semua serba-baru.
Saking senangnya, kami tidak pernah membayangkan hard-disk,
komputer, dan kamera memiliki limitasi, yang ketika rusak, membuat
kami sempat bingung. Ya, seperti menghadapi anak manusia yang
berumur dua sampai tiga bulan, yang ketika mengalami demam, seisi
rumah panik. Apalagi ketika sang anak sakit lebih parah, orang tua
sering kalang-kabut dan tidak jarang salah langkah.
Seperti ketika mereka yang terlibat dalam pembentukan Pasirputih
satu per satu hilang begitu saja dan hanya menyisakan tiga orang,
yaitu Muhammad Gozali, Lalu Maldi, dan Hujjatul Islam. Hampir saja
tiga orang ini kehilangan kepercayaan untuk membesarkan bayi yang
Cerita dari Pasirputih

