Page 387 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 387

Dusun Krapyak, No. 05, RT 05/RW 55, Desa Wedomartani,
         366  Ngemplak, Sleman, Yogyakarta 55584  yayasankampunghalaman

                 www.kampunghalaman.org
                 kampunghalamanfoundation        kampunghalaman
                 KampungHalamanFoundation



             Kampung Segart (Jakarta, 2013)
               Untuk dibaca bersama
             Kolektif menggambar di Lenteng Agung yang menjadi Unit Kegiatan
             Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta. Kampung
             Segart menanggapi situs-situs publik di Ibu Kota dengan pendekatan
             artistik berupa mural, poster, sticker hingga instalasi luar ruang. Saat
             ini, beberapa anggota Kampung Segart membuat dan tergabung di
             kolektif seni lain serta terlibat di dalam berbagai proyek seni.

                 Jalan Lenteng Agung Raya No. 32, Lenteng Agung,
             Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jakarta 12610
                 kampungsegart         kampungsegart        kampungsegart




             katakerja (Makassar, 2014)
             katakerja merupakan sebuah kolektif literasi. katakerja diawali dengan
             membuka perpustakaan umum yang dapat diakses gratis oleh siapa
             pun. Dalam perkembangannya, katakerja juga memfasilitasi kegiatan
             seni budaya secara kolektif sebagai bentuk penyikapan terhadap
             pemaknaan literasi secara luas. Bersamaan dengan itu, aktivitas
             mereka, yang pada awalnya terbatas pada persoalan buku dan bacaan,
             berkembang ke ranah lain seperti musik, film, maupun kajian-kajian
             kebudayaan lainnya. Mereka percaya bahwa yang paling penting dari
             segala pokok permasalahan adalah manusia dan kemanusiaan. Saat
             ini katakerja diperkuat oleh 22 orang anggota. Dengan bidang literasi
             sebagai basis, katakerja melihat buku-buku dan para pustakawan
             dengan kemampuan masing-masing maupun secara kolektif sebagai
             sumber daya terbesar mereka. Sejauh ini, mereka menjalankan
             usaha mandiri berupa toko yang menjual merchandise hasil produksi

             Direktori
   382   383   384   385   386   387   388   389   390   391   392