Page 389 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 389

368  Kelas Pagi Papua (Jayapura, 2016)
             Kelas Pagi Papua adalah sekolah fotografi dan film berbasis komunitas.
             Sekolah ini gratis alias tidak dipungut biaya. Kelas Pagi Papua percaya
             bahwa pendidikan adalah hak semua orang. Kelas Pagi Papua kerap
             bekerjasama dengan pihak Gereja dan Pemerintah, baik dalam
             menjalankan program maupun dalam hubungan dengan finansial.
             Anggota Kelas Pagi Papua kerap mengerjakan kegiatan atau program
               Untuk dibaca bersama
             dari pihak gereja dan pemerintah untuk mendapatkan uang yang
             sebagiannya disisihkan untuk kepentingan kolektif. Anggota Kelas Pagi
             Papua tidak kurang dari 100 orang. Kelas Pagi Papua juga berafiliasi
             dengan Kelas Pagi Jakarta, Kelas Pagi Yogyakarta dan Kelas Pagi Kediri.


                 Tifa Residence 1 No. 4, Sentani, Papua
             Jalan BTN Puskopad, Sentani Kota, Sentani, Jayapura, Papua 99359
                 KPPapua        kelaspagipapua        Kelas Pagi Papua



             Ketjilbergerak (Yogyakarta, 2006)
             Ketjilbergerak adalah sebuah kolektif yang sejak kelahirannya hingga
             kini perlahan-lahan berevolusi menjadi ruang belajar bersama yang
             cair dan independen, dengan menggunakan seni sebagai pendekatan
             utamanya. Ketjilbergerak kerap mengajak anak muda dari berbagai
             latar untuk mempelajari masa lalu, masa kini, dan mempersiapkan
             masa depan dengan metode belajar bersama secara dialogis dan
             dialektis. Mereka hendak memperkuat posisi tawar anak muda dengan
             membentuk jaringan, juga memantapkan pengetahuan dengan prinsip
             “ngelmu iku kelakone kanthi laku” (ilmu itu terwujud melalui tindakan).
             Pada 2017, mereka sempat membuat badan hukum berbentuk
             yayasan atas dorongan beberapa pihak. Namun ternyata yayasan
             ini tidak terlalu berguna untuk mereka karena tak sesuai dengan
             semangat Ketjilbergerak yang organik dan mengedepankan rasa
             kekeluargaan serta musyawarah. Mereka juga tidak mencatat jumlah
             keanggotaannya. Pada dasarnya, setiap program Ketjilbergerak punya
             sistem self-funding dengan penjualan merchandise (berupa kaos) atau
             sistem donasi publik.

             Direktori
   384   385   386   387   388   389   390   391   392   393   394