Page 393 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 393

372  KUNCI Study Forum & Collective (Yogyakarta,1999)
             KUNCI Study Forum & Collective (selanjutnya KUNCI) berawal dari
             kelompok belajar kajian budaya. KUNCI bereksperimen dengan
             metode produksi dan berbagi pengetahuan melalui aktivitas belajar
             bersama-sama yang dibentuk oleh persilangan antara kerja-kerja
             afektif, manual, dan intelektual. Sejak didirikan, KUNCI terus
             bertransformasi dalam struktur, cara, dan wahana kerjanya. Kini
               Untuk dibaca bersama
             praktik KUNCI menitikberatkan pada kolektivisasi belajar, termasuk
             di antaranya: pengelolaan ruang, diskusi, perpustakaan, penelitian,
             penerbitan, percetakan dan pengorganisasian sekolah. KUNCI
             melintasi dan menghubungkan batas-batas institusi, disiplin serta
             lokalitas. Keanggotaannya berbasis persahabatan dan informalitas,
             serta berprinsip swa-organisasi dan kolaboratif, di mana sekarang ada
             sepuluh orang anggota yang aktif. Jaringan yang terus bertumbuh dari
             tahun ke tahun, juga keanggotaan KUNCI yang berubah-ubah menjadi
             kunci sumber daya utama mereka yakni kebersamaan, kerja dan
             persahabatan. KUNCI kini sedang mengujicobakan usaha percetakan.


                 Ngadinegaran MJ3/100, Mantrijeron, Yogyakarta 55143
                 www.kunci.or.id       KUNCI Study Forum & Collective       cikunci



             LabTanya (Tangerang Selatan, 2014)

             LabTanya adalah studio desain sosial dan ekologis yang
             mengembangkan berbagai metoda riset serta eksperimen bersama
             komunitas warga urban. Studio ini digagas oleh biro arsitektur Adhi
             Wiswakarma Dewantara (AWD) untuk memberikan ruang bagi berbagai
             “pertanyaan” mengenai arsitektur dan isu kota yang tak mungkin
             terjawab dalam kerja-kerja di industri. Mereka berpendapat bahwa
             arsitektur tak melulu mengenai bangunan, karena ruang tak selalu
             tentang tembok yang membatasi sebuah tanah lapang. Dengan empat
             orang pengurus inti, studio ini dikenal lewat inisiatifnya Kota Tanpa
             Sampah, yang bergerak mengintervensi berbagai pola konsumsi-
             produksi sampah di komplek perumahan hingga kebijakan di dinas



             Direktori
   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397   398