Page 409 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 409
388 dan lingkungan hidup. Berjejaring dengan lembaga, organisasi, dan
kolektif lain baik di dalam negeri maupun mancanegara, Taring Padi ini
memandang kekaryaan mereka sebagai sumber daya itu sendiri, baik
dalam seni rupa, sastra, musik, terbitan, maupun performans. Taring
Padi memiliki relawan aktif sebanyak 78 orang. Untuk mendukung
seni sekaligus aktivisme, mereka juga menjual karya dan souvenir di
berbagai pameran dan festival.
Untuk dibaca bersama
Dusun Sembungan, RT 02, Desa Bangunjiwo, Kasihan, Bantul,
Yogyakarta 55184
www.taringpadi.com Taring Padi @taring_padi
Tikar Pandan (Banda Aceh, 2002)
Komunitas Tikar Pandan didirikan untuk mengantisipasi dan
membantu menyelesaikan persoalan-persoalan berupa (a) hilangnya
studi-studi kritis terhadap sejarah kebudayaan di Aceh sehingga
budaya Aceh menjadi sebatas komoditas pariwisata dan seperangkat
pranata sosial yang anti-kritik, (b) macetnya tafsir-tafsir emansipatoris
terhadap budaya Aceh yang menutup kemungkinan lahirnya alternatif
kontekstual bagi perubahan masyarakat, (c) berkembangnya budaya
elitis dan simbolis hasil hegemoni dari otoritas kekuasaan yang
monolitik dan anti-kritik, (d) penumpulan tradisi kritis masyarakat
karena macetnya proses tafsir emansipatoris terhadap kebudayaan
di Aceh di tengah perkembangan budaya modern dan global, dan
(e) kebijakan-kebijakan negara yang menghilangkan kapasitas
intelektualisme masyarakat dalam melakukan tafsir emansipatoris
terhadap kebudayaan di Aceh. Dengan jumlah anggota tujuh orang,
Tikar Pandan menjalankan program literasi mereka.
Jalan Sudirman VI No. 19, Kampung Geuceue Iniem,
Banda Aceh 23232
Komunitas Tikar Pandan komunitas_tikar_pandan
Direktori

