Page 71 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 71
50 Walaupun semangat KSB meredup setelah booming seni rupa sekitar
2007-2008, di ruang alternatif yang lebih lepas ini kami belajar lebih
banyak hal baru, terhubung dengan lebih banyak uda-uda yang
menetap di kampung atau merantau. Sejak sekitar 2013, kemunculan
Rumah Ada Seni di Padang dan Teras di Padang Panjang memberi
angin segar. Dua kelompok tersebut produktif menyelenggarakan
pameran-pameran dalam skala kecil di ruang-ruang alternatif.
Untuk dibaca bersama
Pada periode ini pula jaringan yang dibangun dengan himpunan
mahasiswa dan kelompok seniman dari Institut Seni Indonesia (ISI)
Padangpanjang, kampus sejuk di dataran tinggi itu, masih sangat erat.
Bila di Padang ada pameran, rombongan akan ‘turun.’ Bila di Padang
Panjang ada pameran, rombongan akan ‘naik.’ Demikian kira-kira
hubungan romantis dua kampus paling berpengaruh dalam gerakan
kesenian di Sumatera Barat ini, setidaknya berdasarkan apa yang saya
dengar dari para senior.
Pada sekitar 2014, bermunculan kantung-kantung gerakan kesenian
dengan semangat yang mirip di daerah Padang dan sekitarnya.
Sebagian besar penggerak ini adalah mereka yang pernah terlibat
aktif di HMJ Seni Rupa UNP dan ISI Padangpanjang, sebut saja Rumah
Coretan, Kamart Kost, Jembatan Pelangi, dan Rumah Ragam di
Padang; Komunitas Gubuak Kopi di Solok; PKAN Padang Sibusuak
di Sijunjung; Komunitas Teras Seni di Padang Panjang; Ruang
Bangkit di Batusangkar; dan Ladang Rupa di Bukittinggi. Tidak bisa
dimungkiri aktivitas berkesenian di Padang sangat membentuk mental
nekat dan tahan banting kami dalam berkesenian. Karena tampak
menyenangkan, kami ingin membuatnya juga di Bukittinggi.
Saat ini, Ladang Rupa berfokus pada pengembangan edukasi seni
dan budaya. Kami menatanya sebagai ruang untuk berbagi ide,
mendongkrak pemikiran kritis, dan mengolah rasa. Sebagai alternatif
pendidikan seni, kami menawarkan metode pendidikan kritis bagi
pelaku seni dan masyarakat untuk belajar bersama, bertukar pikiran,
menggodok gagasan dan mempresentasikannya.
Alternatif Pendidikan Seni yang Nekat dan Tahan Banting

