Page 69 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 69

48            isah dimulai dengan sebuah grup BlackBerry Messenger
                       (BBM) bernama Bukittinggi Art yang dibentuk pada
                       Ramadhan 2015. Grup BBM ini dibentuk untuk
             K merencanakan kegiatan berbuka sembari menggambar
             bersama. Sebagian besar anak muda di grup ini adalah mahasiswa
             jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) yang
             berdomisili di Bukittinggi dan sekitarnya. Kemudian, obrolan
               Untuk dibaca bersama
             penuh gairah pada hari itu memantik diskusi berkelanjutan pada
             hari-hari setelahnya hingga terbentuklah sebuah persyarikatan
             maut anak muda bernama Ladang Rupa.


             Sejak Ladang Rupa terbentuk lima tahun yang lalu, kami bergerak
             dengan modal kesadaran bahwa kami harus berbuat sesuatu, dimulai
             dari kota tempat kami berasal. Memang, pergerakan ini dimulai
             dengan meraba-raba, tanpa meletakkan dasar visi dan cita-cita
             bersama yang jelas. “Pokoknya berkarya deh!” begitulah.






























             Gambar 1. Pameran “Arsip Panen Raya 5 Tahun Ladang Rupa.”
             Lokasi: Gedung Balairung Sari, Bukittinggi (2020).
             Sumber: Leon Yansen.


             Alternatif Pendidikan Seni yang Nekat dan Tahan Banting
   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74