Page 155 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 155
134 ertama-tama, penulis menghaturkan banyak terima
kasih atas dukungan para pembaca yang budiman, juga
kepada berbagai pihak dan kerabat, yang terkait maupun
P tidak. Semoga tulisan ini terbit dengan sederhana,
bersahaja, dan apa adanya. Apabila introduksi dari penulis
tampak sedikit formal, sesungguhnya penulis hanyalah berupaya
membawa pembaca sekalian ke dalam suasana lain terkait proses
Untuk dibaca bersama
pembacaan dan mengkhidmatinya. Namun, penulis menyadari
bahwa kesempurnaan hanya milik Gusti Allah, dan tulisan ini pun
bukanlah jurnal ilmiah maupun skripsi. Alhamdulillah.
Saya sebagai penulis di sini awalnya hanya diminta menuliskan
pengalaman dan kemampuan organisasi tempat saya terlibat;
sungguhlah ini merupakan perkara yang menimbulkan perasaan
canggung. Untungnya, di Jatiwangi art Factory (JaF) ada diskusi
bulanan yang mengundang siapa pun berlatih membicarakan diri
sendiri. Forum 27an (dua tujuan), namanya. Digelar ba’da Ashar
tanggal 27 setiap bulan. Mulai dari teman, tetangga, ibu-ibu, anak
sekolah, anak punk, agamawan, pengusaha, pemerintah, kaum
pekerja, seniman, budayawan, kurator, akademisi, remaja hipster,
politisi, petani, penyiar radio, tabib, event organizer, sampai preman
lokal; siapa pun boleh datang di forum ini untuk membicarakan
dirinya. Kadang ada tema tertentu yang diumpan-lambung secara
cantik ke forum untuk kemudian dihalau dari pandangan tiap-tiap
orang yang hadir di situ, saudara-saudara sekalian. Tampak lompat-
lompat pembicaraannya seperti bola basket, namun dari lompatan-
lompatan itulah permainannya dimulai. Permainan mengumpulkan
dan menghubungkan kata kunci bertebaran dari lemparan
pembicaraan yang tertangkap.
Tidak sedikit yang gugup dan gemetaran bagi yang baru ikutan 27an
ini. Entah karena mereka diminta membicarakan diri sendiri atau
merasa terintimidasi oleh ruang yang menyetarakan pemerintah
dan rakyatnya, yang duduk sejajar tanpa protokoler dan kesantunan
Analisis Pengaruh Menemani Minum Teh terhadap Kebijakan Pemerintah, Istri, Keluarga dan
Handai Tolan Jatiwangi art Factory

