Page 170 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 170
yang tertindas, dengan menggunakan pendekatan praktik artistik.
Keterlibatan individu-individu di dalamnya sangat cair. Tidak ada 149
struktur. Mereka terlibat secara sukarela dengan asas kekeluargaan.
Taring Padi pernah memiliki presiden, yakni (Alm.) Yustoni Volunteero,
yang menjabat pada 1998-2000, dan Muhammad ‘Ucup’ Yusuf, yang
menjabat pada 2000-2002. Namun, rupanya keputusan tersebut
berujung pada sikap kolektif yang kemudian cenderung menyerahkan
Untuk dibaca bersama
beban tanggung jawab kepada presiden. Akan tetapi, menjadi
demokratis dalam sebuah kolektif juga merupakan tantangan. Diskusi
panjang dan debat menjadi hal yang diharuskan ketika Taring Padi akan
membuat agenda atau karya, begitu pun saat menghadapi rintangan.
Gambar 1. Voluntarian Taring Padi saat mengerjakan mural pameran 20 tahun
Taring Padi, “Bara Lapar Jadikan Palu.”
Lokasi: Galeri R.J Katamsi ISI Yogyakarta (2018).
Sumber: Taring Padi.
Ladija Triana Dewi

