Page 335 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 335

314  Sejak awal, tujuan penggunaan dana Parasite Lottery dimaksudkan
             untuk mendanai aktivitas yang dikategorikan sebagai deviation
             (penyimpangan). Deskripsi proyek tersebut tidak merinci dengan
             jelas maksud dari “penyimpangan” yang dimaksud. Istilah tersebut
             dapat merujuk pada interpretasi terbuka dan pemaknaan ulang atas
             pengeluaran sekaligus mendorong penciptaan beragam ukuran, dan
             indikator kebutuhan yang tidak selalu didikte oleh kebutuhan pribadi,
               Untuk dibaca bersama
             melainkan kebutuhan banyak orang.

             Seiring dengan berakhirnya masa residensi Wok di Belanda, proyek ini
             juga ikut berhenti. Salah satu alasan utama yang dikemukakan Wok
             adalah karena ia merasa proyek ini kurang mendapatkan momentum
             yang tepat di Yogyakarta. Praktik arisan mensyaratkan kewajiban
             untuk mengalokasikan waktu secara rutin untuk melakukannya. Saya
             mengasumsikan bahwa pengelolaan waktu antara para pegiat seni dan
             budaya mungkin menjadi kendala utama. Arisan perlu pengkondisian
             tertentu untuk bisa berjalan lancar. Ia memerlukan atmosfer pergaulan
             yang cukup dipenuhi keakraban dan kenyamanan. Arisan juga
             merupakan tempat untuk mengelola uang bersama. Ia memerlukan
             kondisi saling percaya di antara calon partisipan. Dana dari arisan
             tidak bisa diakses secara langsung. Mekanisme arisan mensyaratkan
             para partisipan untuk tetap menyetor uang dan bergiliran menunggu
             sampai tiba waktu untuk mengakses dana. Sementara itu, mungkin
             terdapat banyak kemungkinan cara lain untuk mendapatkan dana
             lebih cepat.


             Pada 2018, dua tahun setelah uji coba Parasite Lottery, muncul program
             residensi dan platform kolaborasi untuk kolektif seniman di Asia
             Tenggara bernama Forum Arisan Tenggara. Program ini diinisiasi oleh
             kolektif seniman yang berbasis di Yogyakarta, Ace House Collective.
             Dalam program ini, Ace House Collective bekerjasama dengan kolektif
             lain sepeti Krack! Studio, Lifepatch, Ruang Gulma, Ruang MES 56 dan
             Survive! Garage. Dalam penyelenggaraannya, mereka berperan sebagai
             tuan rumah bagi organisasi lain di Asia Tenggara seperti Tentacles
             (Bangkok, Thailand), Tanahindie (Makassar, Indonesia), WSK! Festival

             Seni Hidup:  Praktik Eksperimen Strategi Pertahanan Hidup Mandiri  dalam Ruang Seni Budaya Independen
   330   331   332   333   334   335   336   337   338   339   340