Page 54 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 54
lainnya lebih menguji kemampuan bertahan, seperti pengelolaan
ruang-ruang seni alternatif. 33
“Setidaknya terdapat dua jenis permainan. Yang satu dapat
disebut terbatas; yang lain, tak terbatas. Permainan terbatas
dijalankan untuk tujuan kemenangan; permainan tak terbatas,
untuk meneruskan permainan.” 4
Untuk dibaca bersama
Jika kita memperhatikan jenis-jenis permainan yang kini banyak
beredar, ada dua jenis permainan yang mendominasi: PVP (Player
vs. Player), yang lebih kompetitif, dan PVE (Player vs. Environment),
yang lebih kolaboratif. PVP bisa kita sebut sebagai permainan yang
finite (terbatas). Dalam sistem permainan ini, ada aturan-aturan yang
diketahui bersama dan tercapainya kondisi menang-kalah menjadi
penanda berakhirnya permainan. PVE yang kolaboratif lebih bersifat
infinite, dan terus dipertahankan oleh para pemainnya untuk bisa
dimainkan selama mungkin. Pada permainan PVE, aturan bisa berubah
seiring waktu sehingga para pemain dituntut lebih adaptif.
Contoh permainan PVP yang akrab di kalangan para penikmat video
games adalah permainan pertarungan, seperti seri Mortal Kombat dan
Street Fighter. Dalam permainan semacam ini, dua pihak akan beradu
tinju dan tendangan untuk menumbangkan lawannya. Sementara itu,
contoh sederhana dari PVE bisa kita lihat di permainan Tower Defense,
yang memaksa pemain berupaya bertahan terhadap gelombang
serangan. Bentuk awal dari subgenre ini bisa kita telusuri hingga ke
permainan Space Invaders.
4 James P. Carse, Finite and Infinite Games (New York: The Free Press, 1986).
Permainan Dunia Seni; Permainan: Antara Realita dan Metafora Doni Ahmad

