Page 59 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 59

38  Patung, Pameran Manifesto, SEA+ Triennale, Jakarta Contemporary
             Ceramics Biennale dan UOB Painting Award menjadi arena persaingan
             antarseniman untuk bisa berpameran. Kehadiran para pengajar FSRD-
             ITB di ajang-ajang tersebut mendorong pola interaksi yang kompetitif
             untuk tidak berhenti di FSRD-ITB selaku akademi seni saja, namun juga
             berlanjut ketika para peserta didik sudah lulus.

               Untuk dibaca bersama
             Meskipun kegiatan-kegiatan seni yang kompetitif makin semarak,
             bukan berarti kegiatan-kegiatan seni berbasis kolektif di Bandung
             menurun pada kurun waktu yang sama. Sejak 2009, muncul beberapa
             kolektif seniman muda di Bandung: Platform 3, Ruang Gerilya, Ilubiung
             dan Omnispace. Kolektif-kolektif ini memiliki ruang berkesenian yang
             dikelola bersama-sama, baik milik pribadi ataupun menyewa dari
             pihak lain, dan sebagian juga mengadakan program pertukaran atau
             residensi seniman dari luar Bandung.




























                       Gambar 3. Karya kolektif (kiri) dari Invalid Urban (kanan)
                                pada pameran “Seni Bandung.”
                       Lokasi: Imah Budaya, Cigondewah, Jawa Barat (2017).
                                     Sumber: Doni Ahmad.




             Permainan Dunia Seni; Permainan: Antara Realita dan Metafora
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64