Page 105 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 105

84  Seni Kelembagaan: ‘Parodi’ Praktik Institusional
             sebagai Praktik Artistik









               Untuk dibaca bersama




               Gambar 4. Tangkapan gambar dari video iklan Open P.O  #3 oleh Omnispace.
                                  Sumber: openpo.omnispace.info.


             Kami menemukan sebagian kolektif seni melakukan praktik yang
             bermain-main dengan struktur institusional dalam keorganisasiannya.
             Pada JaF dan Waft Lab, contohnya, posisi ‘direktur’ atau label-label
             jabatan kepemimpinan lainnya dapat digilir kepada siapa saja,
             mengikuti kebutuhan dari proyek yang dilakukan. Parodi dari sistem
             ini pun tampak pada proyek Open P.O. oleh Omnispace (Bandung,
             2015), yang bereksperimen dengan pola transaksi antara kolektor
             dan seniman. Patut diingat, bahwa pekerjaan-pekerjaan manajerial
             dan administratif di berbagai kolektif ini biasanya dilakukan oleh
             pelaku seni yang tidak memiliki latar belakang di bidang administrasi,
             akuntansi, bisnis, manajemen atau kesekretariatan.

             Pembentukan divisi, sub-unit, hingga sub-program pun dapat terjadi
             dengan cair, mengikuti ketertarikan yang sedang ditekuni oleh masing-
             masing anggota dan dapat dibaca menjadi pernyataan artistik dari
             kolektif tersebut misalnya, Badan Kajian Pertanahan dari JaF; Main
             Lab dari Ruang Alternatif; Klub Baca oleh Komunitas KAHE; Mobile
             Lab oleh Waft Lab; Timurliar oleh Serbuk Kayu; Lapuak-lapuak
             Dikajangi oleh Gubuak Kopi; Parak Ria oleh Ladang Rupa; SIKU Senin
             Slebor oleh SIKU Ruang Terpadu; Dinas Kerimba oleh Sikukeluang;
             Kamisukagambar oleh Forum Sudut Pandang; CO.Lab oleh Cata Odata;
             dan Dapoer Bergerak oleh Ketjilbergerak.

             Bagai Melihat Jalinan Ampang: Mencari di (ke) Mana Seninya dalam Praktik Kolektif di Indonesia
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110