Page 106 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 106
Untuk dibaca bersama
Gambar 5. Kelompok Ruang Baca pada acara SIKU Senin Slebor. 85
Lokasi: SIKU Ruang Terpadu, Makassar (2019).
Sumber: SIKU Ruang Terpadu.
Mereka pun dapat memainkan ritme dari kerja organisasional
tersebut seturut bekal pengalaman, energi, waktu, ketersediaan ruang
hingga mood, sehingga kevakuman dari program pada suatu waktu
merupakan bagian dari keuntungan bekerja di kolektif. Kevakuman
atau hiatusnya sebuah program atau kolektif secara umum bukanlah
suatu kegagalan atau akhir. Sebab, pada hakikatnya, para agen-agen
dari tubuh kolektif tersebut secara alamiah akan mengevolusikan
praktik kolektifnya dalam nama lain (atau berosmosis dan berdifusi
pada proyek kolektif lainnya, layaknya cara kerja sel darah yang dapat
bekerja lintas jaringan organ menembus dinding-dinding jaringan).
Sebagai antitesis dari pola-pola kerja industrialis, birokratis,
dan kapitalistik yang bertuju pada target dan pemilik modal,
eksperimentasi terhadap praktik institusional atau keorganisasian ini
dapat dipahami sebagai sebuah praktik kesenian juga dalam mengolah
kekuasaan, sistem, pembagian peran, modal, waktu dan ruang secara
Gesyada Siregar

