Page 100 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 100
Beberapa kolektif ini kerap kita temukan di berbagai perhelatan
pameran, biennale, festival, sebagai seniman kolektif. Sepengamatan 79
kami, karya-karya mereka umumnya bisa dipindahkan atau
ditransformasikan ke ruang pamer, dalam artian, berbentuk pejal
(contohnya, membuat instalasi, karya dwimatra, video) dan bisa
bernomaden dari konteks lingkungan ruang kolektif mereka.
Untuk dibaca bersama
Dengan sifat-sifat kolektif seni yang mempunyai pendekatan
edukatif, kolaboratif dan organisasional, kita acap menjumpai
di galeri kubus putih bentuk-bentuk presentasi karya kolektif
yang berupa simulasi ruang tamu, simulasi ruang kerja, pseudo-
museum, lembar-lembar pemetaan, hasil lokakarya, arsip, artefak,
publikasi, foto dan video dokumentasi aktivitas yang telah mereka
lakukan sebelum pameran, serta mengedepankan interaktivitas dan
kolaborasi dengan pengunjung.
Contoh karya-karya tersebut di antaranya adalah “THE KUDA: The
Untold Story of Indonesian Underground Music in the 70s” oleh
ruangrupa (The 7th Asia Pacific Triennial of Contemporary Art,
Queensland Art Gallery, Gallery of Modern Art Brisbane, Australia
pada 2012); “Kediaman yang Tak Ingin Tinggal Diam” oleh Jatiwangi
Art Factory (Resipro(vo)kasi: Praktik Seni Rupa Terlibat di Indonesia
Pascareformasi, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta pada 2013);
“KurikuLab: Pasar Ilmu” oleh Serrum (Biennale Jogja 2015: Hacking
the Conflict, Jogja National Museum), “Mbanyu Mili” oleh Lifepatch
(Jakarta Biennale 2015: Maju Kena Mundur Kena, Gudang Sarinah
Ekosistem, dan Kampung Strenkali Jagir, Surabaya); “Glued #2” oleh
Gardu House (Pameran Visual Jalanan: Bebas Tapi Sopan, Galeri
Nasional Indonesia, pada 2015); hingga “Pasar Misteri” oleh Serbuk
Kayu (Festival Jakarta 32ºC 2016, Gudang Sarinah Ekosistem).
Namun, kerap kali rasanya tak terhindarkan untuk menemui narasi
yang terputus akan apa yang kita lihat di pameran dengan dinamika
dan proses tumpah darah yang terjadi sesungguhnya pra-pameran di
kerja kolektif mereka.
Gesyada Siregar

