Page 113 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 113

92











               Untuk dibaca bersama












                      Gambar 10. Pameran Remaja Bermedia: “Unconscious”,
                          yang menampilkan hasil karya TKP Study Club.
                      Lokasi: Galeri Gubuak Kopi, Solok, Sumatera Barat (2018)
                                     Sumber: gubuakkopi.id

             Seni pendidikan pun menjadi motor penggerak bagi keberlanjutan
             gagasan kolektif, karena dengan itu juga mereka kerap kali menjadi
             magnet bagi generasi baru yang kemudian menjadi pengurus
             kolektif tersebut. Di banyak kasus, aspek kependidikan tidak hanya
             hadir dalam program yang secara gamblang bertajuk kelas atau
             lokakarya, namun juga dalam kerja-kerja kerelawanan (volunteering)
             pada kegiatan seni. Kendati tidak semua peserta program bersifat
             pendidikan yang dibuat oleh kolektif lantas menjadi anggota kolektif
             tersebut, strategi program ini berfungsi untuk memperluas ekosistem
             seni di wilayah mereka—untuk melahirkan seniman, kurator, penulis,
             aktivis, manajer, hingga pengagum seni yang baru.


             Selain kepada khalayak, seni pendidikan dalam kolektif bersifat
             sebagai ruang reflektif bagi praktik-praktik yang sudah mereka
             kerjakan selama bertahun-tahun, untuk kemudian menghasilkan
             ancar-ancar formula atau spekulasi tentang bagaimana kesenian
             bisa dipraktikkan a la mereka dan sesuai dengan konteks lingkungan

             Bagai Melihat Jalinan Ampang: Mencari di (ke) Mana Seninya dalam Praktik Kolektif di Indonesia
   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118