Page 15 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 15

xiv  nama kolektif seni potensial, memperkaya bacaan, dan mengundang
             dua narasumber untuk berbagi perspektif mengenai budaya
             berkolektif pada anak muda dan metode dasar antropologi jaringan.
             Namun, segala rencana penelitian lapangan tersebut berputar arah
             karena pandemi COVID-19. Metode penelitian pun diubah menjadi
             penyebaran lembar survei dan wawancara jarak jauh.

               Untuk dibaca bersama
             Tim peneliti menyebar lembar survei untuk 59 kolektif. Sebanyak
             49 kolektif merespon dengan mengembalikan lembar survei, empat
             kolektif merespons survei melalui wawancara, sementara enam
             sisanya tidak kembali. Dalam lembar survei yang disebarkan,
             terdapat enam aspek yang menjadi fokus pertanyaan kami, yaitu (1)
             keorganisasian; (2) keberlangsungan ekonomi; (3) keberlangsungan
             gagasan; (4) artikulasi artistik; (5) daya dukung dan lokalitas;
             serta (6) komunikasi dan media. Respons yang masuk kemudian
             diolah menjadi data dan dibaca bersama oleh anggota tim peneliti.
             Pembacaan atas hasil survei tersebut kemudian diverifikasi melalui
             serangkaian wawancara jarak jauh. Wawancara ini juga merupakan
             sebuah usaha untuk mendapatkan ragam pandangan antar anggota
             kolektif seni, terutama yang memiliki bias generasi. Mengapa ini
             menjadi penting? Karena dalam sebuah kolektif, terutama yang
             berumur panjang, dinamika gagasan antar generasi pasti akan terjadi.
             Apa yang dibayangkan oleh pendiri kolektif seni, sangat mungkin
             dibayangkan secara berbeda oleh anggota yang baru saja bergabung.
             Perbedaan pandangan atau jarak antargenerasi ini menjadi penting
             untuk dilihat karena setiap generasi dalam sebuah kolektif seni
             memiliki ideal yang berbeda. Lantas, bagaimana perbedaan ini
             dijembatani? Bagaimana pembagian wewenang dan kuasa di
             dalamnya? Bagaimana setiap kolektif seni meneruskan gagasannya di
             dalam anggota mereka sendiri?

             Selama 2020, tim peneliti juga memperhatikan kecenderungan
             beberapa kolektif yang banting setir membentuk unit-unit siaga untuk





             Sekapur Sirih
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20