Page 302 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 302
sebetulnya ini juga kekeliruan yang mungkin banyak gua temui kalau
kolektif itu adalah bentuk, genre atau -isme; sebagai bentuk seni 281
kontemporer, sebagai bentuk perbandingan dengan ekspresionisme di
lukisan atau isme-isme lain di seni rupa modern. Yang mungkin tidak
disadari adalah kerja kolektif yang kita lakukan sebetulnya merupakan
kesadaran berpikiran; alih-alih membayangkannya sebagai sebuah
bentuk atau formula untuk menjadi “seni rupa kontemporer.” Dan itu
Untuk dibaca bersama
mungkin salah satu isu yang patut diperbincangkan secara lebih serius
di FIXER nanti—terlepas dari buku, website, ataupun dalam pameran.
Bagaimana kemudian cara berpikir ini tidak hanya terbatas pada satu
ruang atau institusi, tetapi setiap individu yang pernah bekerja dalam
kolektif punya semangat dan ide yang sama, baik menggunakan seni
maupun menggunakan disiplin ilmu-ilmu yang lain, gitu. Mungkin
itu yang nantinya bisa dielaborasi oleh tim FIXER. Karena, tentunya,
obrolan kita sekarang nggak bisa merangkum pandangan dari
semua kolektif yang ada. Tapi, dari yang gua dengarkan tadi, sangat
menyentuh relung hati. Hahaha!
Semesta Digital, 2020
Yang mungkin tidak disadari adalah kerja kolektif
yang kita lakukan sebetulnya merupakan kesadaran
berpikiran; alih-alih membayangkannya sebagai
sebuah bentuk atau formula untuk menjadi
“seni rupa kontemporer.”
Ajeng Nurul Aini

