Page 327 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 327

306  kategori kerja di dalam ruang alternatif. Mengikuti Nicole Cox dan
             Silvia Federici, posisi formal gaji dalam kerangka pemikiran produksi
             kapitalis terlalu menyederhanakan definisi “pekerjaan” dan “bukan
             pekerjaan,” dan relasi antara manusia dan modal kapital.  Ditulis
                                                             7
             dari perspektif feminis, pemikiran Cox dan Federici ini berguna
             untuk memikirkan ulang dikotomi umum yang mengatur definisi
             pekerjaan dan belajar mengidentifikasi banyak aspek emosional dan
               Untuk dibaca bersama
             psikologis dari kerja dalam lingkungan seni kontemporer. Praktik
             kerja yang berlangsung secara informal dalam ruang alternatif kerap
             membuatnya tampak seperti sekedar kumpul-kumpul dan membuang
             waktu produktif. Karakter nongkrong yang terkesan tidak punya tujuan
             jelas membawa kesan bahwa mereka mempunyai keistimewaan
             berupa ‘waktu senggang’ untuk nongkrong. Dalam praktik, nongkrong
             kerap menjadi mekanisme efektif untuk melakukan pertukaran
             pengetahuan dan penggalian keahlian secara informal. Kesempatan
             untuk mendapatkan nilai tukar nonmoneter ini merupakan daya tarik
             utama dari bergabung dalam sebuah ruang budaya independen.


             Brent Luvaas,  Alexandra Crosby  dan Sonja Dahl  dalam masing-
                                        9
                                                      10
                         8
             masing tulisan mereka sama-sama menekankan produktivitas dari
             nongkrong sebagai moda umum dari bekerja bersama. Meskipun
             demikian, saya mengamati bahwa penelitian mereka tidak
             menghubungkan diskusi tentang ketersediaan waktu untuk nongkrong
             dengan pengelolaan waktu untuk mendapatkan penghasilan sehari-
             hari. Sementara itu, praktik seni dan budaya selalu terhubung
             dengan perjuangan untuk kesejahteraan diri dan bertahan hidup.
             Pengorganisasian proyek budaya independen selalu berhadapan
             dengan kebutuhan sehari-hari keluarga, persahabatan dan
             keterbatasan personal.




             7  Nicole Cox, Silvia Federici, Counter-Planning from the Kitchen: Capital and the Left (New York: New York
             Wages for Housework Committee dan Falling Wall Press, 1975).
             8  Brent Luvaas, DIY Style: Fashion, Music, and Global Digital Culture (London: Berg, 2012).
               Alexandra Crosby, “Festivals in Java: Localizing Cultural Activism and Environmental Politics 2005-2010”,
             9
             disertasi doktoral, University of Technology Sidney, 2013. Sydney: University of Technology, 2013).
             10  Sonja Dahl, “Nongkrong and the Non-Productive Time in Yogyakarta’s Contemporary Arts,” dalam
             PARSE Journal #4 (2016), hal. 107-119.
             Seni Hidup:  Praktik Eksperimen Strategi Pertahanan Hidup Mandiri  dalam Ruang Seni Budaya Independen
   322   323   324   325   326   327   328   329   330   331   332