Page 229 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 229
208 Belakangan, Pasirputih menjadi makin ramai. Wajah-wajah baru
bermunculan, terutama pemuda yang berdomisili di sekitar
Pemenang. Terlebih lagi Gozali, yang kala itu menjadi dosen di salah
satu universitas swasta di Lombok Utara, kerap mengajak mahasiswa
kelas drama dan teaternya berdiskusi di Pasirputih.
Hal ini membuat suasana di Pasirputih makin semarak. Pasirputih
Untuk dibaca bersama
tidak hanya diwarnai oleh kegiatan membuat video dan menulis,
namun juga kegiatan-kegiatan lain, termasuk kesenian seperti seni
rupa dan seni pertunjukan. Sesekali, pada momen-momen tertentu,
Pasirputih menjadi tempat berkumpul orang dengan latar belakang
yang berbeda seperti para perajin, pedagang asongan Pelabuhan
Bangsal, warga sekitar, remaja masjid, anak-anak Pramuka, dan lain
sebagainya, sebab Pasirputih sering merespon berbagai peristiwa,
termasuk hari-hari besar nasional dengan menginisiasi kegiatan-
kegiatan massal yang bersifat kolaboratif.
Karena mengenal dan bekerja sama dengan banyak pihak, ketika baru
berusia satu sampai dua tahun, Pasirputih mulai memikirkan bentuk
organisasi yang lebih matang, seperti memiliki sekretaris yang akan
mengurus surat-menyurat, bendahara yang memegang tanggung
jawab keuangan, ataupun mengoptimalkan setiap partisipan agar
memiliki tanggung jawab membesarkan Pasirputih.
Kesadaran untuk terus mengembangkan Pasirputih menjadi organisasi
yang lebih solid tertuang dalam diskusi-diskusi internal, termasuk
masukan yang kami dapatkan dari berbagai kalangan, terutama dari
orang-orang yang kami kenal melalui relasi pertemanan. Pertanyaan
seperti, “mengapa kita berkumpul?”; “apa tujuan kita berkumpul?”;
“apa yang kita berikan kepada perkumpulan ini?”; dan “apa yang
perkumpulan ini berikan kepada kami?” sering sekali kami diskusikan.
Kami mencoba mempelajari bagaimana membangun Pasirputih dari
mereka yang lebih dahulu memiliki, merawat, dan membesarkan anak.
Sebut saja Forum Lenteng, ruangrupa, Serrum, Jatiwangi art Factory,
Cerita dari Pasirputih

