Page 34 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 34

Tabel di atas menunjukkan bahwa separuh kolektif seni yang dibaca   13
              FIXER 2021 menyatakan punya kerjasama dengan pemerintah. Secara
              spesifik, kita bisa melihat ada berapa yang punya kerjasama hanya
              dengan pemerintah lokal/daerah, yang hanya dengan pemerintah
              pusat, dan yang menjalin kerjasama dengan keduanya.


              Faktor kedua, sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, adalah
               Untuk dibaca bersama
              pada pihak swasta atau korporasi. Pada sektor swasta, semakin ke sini
              sesungguhnya semakin terbuka kerja sama antara korporasi dengan
              kolektif seni. Hal ini disebabkan oleh;


              Pertama: Kolektif seni menyadari bahwa mereka mesti punya badan
              usaha mandiri. Kesadaran tersebut mendorong beberapa kolektif seni
              untuk mendirikan badan usaha mandiri, yang beberapa di antaranya
              berbadan hukum, perseroan terbatas, sementara beberapa yang
              lainnya tidak. Dengan adanya badan usaha mandiri, kolektif seni
              dimungkinkan untuk bekerjasama dengan pihak swasta.


              Kedua: Kebutuhan dari korporasi untuk mencari alternatif baru bagi
              cara-cara mereka mendekati konsumen. Hal ini seiring sejalan dengan
              mulai sempitnya ruang gerak dari produk korporasi tertentu untuk
              beriklan. Jelas, tampak bahwa beberapa tahun terakhir produk rokok
              cukup banyak mengadakan kerjasama dengan kolektif seni.

              Tentu saja, selain pemerintah dan pihak swasta, satu hal penting yang
              perlu dilihat pula adalah kemunculan media sosial, yang semakin kuat
              di satu dekade terakhir. Tak bisa dipungkiri, keberadaan media sosial
              membuat kolektif-kolektif seni bisa saling berhubungan dan dengan
              demikian saling belajar, saling memberi inspirasi, serta semakin bisa
              mengakses informasi dan juga mengakses pendanaan.
                                                            10






              10  Lih. Adin, “Manifesto Seni Tulang Lunak Bandeng Juwana,” dalam buku ini (hlm. 291).

                                                                   Berto Tukan
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39