Page 62 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 62
yang aturan dan hambatannya dapat berubah-ubah seiring waktu.
Kondisi dan penilaian tahun yang lalu belum tentu bisa dipergunakan 41
untuk tahun ini.
Jika mengacu pada keberlanjutan proyek Ilubiung, belum tentu
masalah yang dihadapi oleh para pencetus di tahun 2014 akan sama
dengan yang dihadapi oleh kelompok yang melanjutkan pada 2015.
Untuk dibaca bersama
Jika dibandingkan dengan proyek-proyek untuk membuat karya,
proyek untuk mempertahankan sebuah ruang alternatif/organisasi
lebih sulit dievaluasi. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan
jika akademi seni konvensional masih didominasi oleh standar
keberhasilan PVP yang kompetitif karena parameter penilaiannya bisa
diulang di tahun berikutnya.
Namun, ada satu kenyataan dunia seni yang tidak bisa dimungkiri
bahwa, tidak semua orang bisa jadi pemenang. Hakikat kompetisi
akan cenderung pada zero-sum game karena jumlah sumber daya
yang diperebutkan lebih sedikit daripada jumlah pemain yang
berusaha memperebutkannya. Ada yang menang dan ada yang
5
kalah. Menghadapi realita ini, akademi seni konvensional tidak
selalu menyediakan solusi alternatif bagi para pemain yang kurang
beruntung. Belum lagi persoalan titik tolak dan modal awal yang
dimiliki oleh tiap pemain tidaklah sama. Dalam PVP di dunia seni,
setiap peserta tidak berangkat dari garis awal yang sama.
Permainan PVE dapat menjadi solusi untuk beradaptasi dalam realita
dunia seni. Para pemain yang karena satu dan lain hal memilih tidak
ikut memperebutkan sumber daya yang terbatas dapat berinteraksi
secara kolaboratif. Para pemain bisa bekerja sama seperti halnya para
penjaga kota di watchtower (menara jaga) dalam kisah-kisah dunia
fantasi. Keberadaan kota itu sendiri tidaklah bebas dari ancaman
pihak luar dan para pemain bisa bahu-membahu mempertahankan
keberlangsungan hidup mereka.
5 Di dalam teori permainan dan teori matematika, zero-sum game adalah situasi saat untung-rugi tiap
pemain secara persis bergantung pada untung-ruginya pemain lainnya.
Permainan Dunia Seni; Permainan: Antara Realita dan Metafora Doni Ahmad

