Page 86 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 86
Pada 2004, terjadi gempa besar di Aceh. Waktu itu saya masih
kelas satu SMA dan baru bergabung di Tikar Pandan sembilan 65
tahun kemudian. Ada pergeseran di arah gerak Tikar Pandan. Kalau
sebelumnya gerakan mengarah ke persoalan sosial politik, pada masa
pasca gempa, gerakan lebih mengarah ke bagaimana menyembuhkan
trauma bencana melalui pendekatan kebudayaan. “Kita percaya seni
itu menyembuhkan, baik dari luka perang maupun luka bencana,”
Untuk dibaca bersama
kata Yulfan. Waktu itu salah satu cara unik yang juga dipakai adalah
storytelling, TV Eng-Ong.
Gambar 3. Poster kegiatan TV Eng Ong sebagai upaya trauma healing untuk
masyarakat pasca konflik dan tsunami.
Sumber: Muhammad Reza Rachmad.
Putra Hidayatullah

