Page 293 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 293

272  Sumber Pendanaan 10











               Untuk dibaca bersama












             Dalam menjalankan kegiatan dan operasional, setiap kolektif
             mencoba mencari pendanaan melalui berbagai macam sumber. Jika
             pada 2000-2010 berbagai lembaga donor internasional banyak yang
             masuk ke Indonesia dan mendukung kerja-kerja kelompok seni, pada
             satu dekade terakhir terdapat pergeseran karena berbagai kolektif
             memiliki kesadaran untuk membangun basis usaha mandiri. Dugaan
             sementara, penyebabnya adalah jumlah kolektif di Indonesia yang
             semakin banyak, bahkan tersebar di berbagai daerah, sementara akses
             terhadap pendanaan asing untuk kerja-kerja kesenian justru semakin
             menurun. Beberapa jenis usaha yang umum dijalankan oleh kolektif
             di Indonesia antara lain menawarkan jasa kreatif, menjual merchandise
             seni hingga mendirikan gerai makanan. Sebanyak 23 kolektif seni juga
             masih bergantung pada bentuk pendanaan pribadi dan iuran dari para
             anggotanya sehingga dapat dikatakan bahwa kerja kolektif bagi sebagian
             orang di Indonesia masih dilihat sebagai aktivitas sampingan di luar
             pekerjaan tetap yang mereka miliki. Indikasinya adalah sebagian besar
             kolektif seni yang disurvei FIXER tidak memiliki sistem penggajian
             bagi para anggotanya. Satu hal yang patut digarisbawahi, dalam satu
             dasawarsa terakhir, peran pemerintah semakin besar dalam mendukung
             kerja-kerja kesenian sehingga beberapa kolektif mendapatkan manfaat
             dari kebijakan-kebijakan tersebut.


             10  Catatan: Dalam survei FIXER, pertanyaan ini memungkinkan setiap kolektif memilih lebih dari
             satu jawaban.
             Sekarang atau Sepuluh Tahun Lagi?
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298