Page 280 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 280
untuk anak-anak memilih, “kamu mau apa ke depan?” Jadi, ada
yang jawab, “aku mau pulang aja ke rumah, bantuin orang tua,” ada 259
yang jawab, “aku mau nabung buat kuliah,” atau ada yang, “aku mau
stay di Sanggar aja, deh.” Pilihan-pilihan seperti itu sangat kami
terima, walaupun Sanggar Akar tidak membiayai lanjutan pendidikan
mereka pas kuliah. Jadi, ada anak-anak (yang) stay di sanggar sambil
menabung, sambil mereka cari donatur pribadi, sambil mencari
Untuk dibaca bersama
beasiswa, sambil belajar untuk kuliah dan sambil pelan-pelan belajar
untuk menjadi pengurus. Misalnya, dinamika akademik, lama-lama
mereka ikut ngulik soal evaluasi belajarnya gimana, ya? Nanti materi
belajarnya gimana, ya? Nah, biasanya lama-kelamaan ada anak-anak
yang komitmen; mau jadi pengurus di Sanggar, atau akhirnya ada yang
memutuskan, “oke, aku udah dapet banyak ilmu di Sanggar, aku mau
pulang, terus membangun komunitas di lingkunganku sendiri.”
Ajeng: Oke, Nisa! Mas Anang bisa lanjut? Makasih, Nisa!
Anang: Oke, kalau di MES sendiri, kami udah banyak regenerasi dari
18 tahun yang lalu. Kemudian awalnya, memang, MES 56 hanya ada
semacam divisi program. Baru di tahun 2019 akhir dan 2020 awal ini
di MES 56 itu terbagi tiga bagian; ada program, manajemen, sama unit
usaha. Nah, dari situ, kalau bicara regenerasi, mungkin hampir mirip
dengan yang dibicarakan Adin tadi, memang ada beberapa sistem
yang dipakai untuk menjangkau teman-teman generasi muda untuk
aktif dan terlibat di MES. Misalnya, dalam hal magang atau prioritas
project apa kami mengundang mereka. Namun, kemudian setelah
mereka berada di MES, mereka mau ngapain? Nah, hal tersebut juga
diusahakan melalui kesadaran lingkaran sisi-sisi marginal. Di antara
orang yang vokal, pasti ada orang yang tidak vokal. Di antara orang
yang punya inisiatif, pasti ada orang yang tidak memiliki inisiatif.
Nah, dari situ kemudian dibedakan dan dibuat subdivisi kecil-kecil,
yang kemudian dibagi tiga divisi itu; di program, manajemen dan
unit usaha. Nah, awalnya, saat kami membangun platform baru ini,
masing-masing orang memang ditanyain, “di MES mau ngapain?”
Ternyata, jawabannya cukup mengejutkan. Ada sebagian yang
Ajeng Nurul Aini

