Page 275 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 275

254  itu malah tidurnya mencar-mencar. Bisa di rumah siapa saja gitu, loh.
             Rimbang Baling itu kan, sebuah desa terpencil, ya. Jadi, ketika didatangi,
                          6
             orang sempat bingung. “Kok orang mau tinggal?” Umpamanya, di sana
             kan, tidak ada toiletnya,  jadi kalau pipis ke sungai. Mereka malah bangga
             ada tamu, gitu loh. Dan, kami selalu melakukan pendekatan yang cair.
             Di situ juga ada teman-teman NGO (Non-Government Organization) lain,
             seperti NGO lingkungan, misalnya. Mereka dan program-program mereka
               Untuk dibaca bersama
             sama-sama kaku. Seperti, misalnya, penyuluhan atau diskusi. Jadi,
             menurut masyarakat, kami lebih cair. Ada yang mau nambahin, Ade?


             Adhari Donora (Ade): Kalau di kota, maksudnya di Pekanbaru,
             memang yang seperti itu tidak setiap waktu. Kalau misalnya ada
             teman yang mampir, ya udah dibikinkan acara. Karena di tempat
             kami, kan, memang ada studio semi-outdoor dan semua orang boleh
             main. Jadi, ke jalan kedengeran. Ke tetangga juga kedengeran. Tapi,
             itu musiknya yang enak di telinga tetangga. Emang sesekali berisik.
             Ya, wajar, lah. Kan, eksperimental. Hahaha! Tapi, yang di Rimbang
             Baling memang salah satu cara kami itu, ya membaurkan seniman
             dengan masyarakat. Misalnya, kayak residensi. Beberapa residensi
             yang kami bikin di Rimbang Baling, mau enggak mau (seniman
             residensnya) harus terlibat secara aktif. Nah, itu memang hal yang
             tepat untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Siapa tahu juga
             bisa mendekatkan diri dengan anak kepala dusunnya. Siapa tahu?

             Gesya: Ini disapa dulu! Hallo Mas Anang! Ganti pemain, nih, kayak-nya.


             Ajeng: Mas Rangga barusan japri (kontak via nomor pribadi). Mati
             lampu, katanya. Hahaha!


             Anang Saptoto (Anang): Hey, halo! Hahaha!

             Gesya: Sekarang ngomongin tentang praktik artistik yang berjangkar
             sama konteks lokal. Tadi teman-teman udah share. Sejauh ini, yang


             6  Rimbang Baling adalah kawasan yang dijadikan Suaka Margasatwa dan kaya akan ekosistem sebagai
             hutan hujan rendah di daerah Riau.
             Sekarang atau Sepuluh Tahun Lagi?
   270   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280