Page 281 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 281
260 jawabannya di MES mau jadi seniman, ada sebagian di MES bisa
cari uang, ada yang mau mengelola MES, seperti apa ekspektasinya,
gitu-gitu. Dari situ ya udah, hal-hal jadi dapat dirinci, kelompok-
kelompok kecil diciptakan, strategi masing-masing kelompok menjadi
mudah dijalankan. Nah, kemudian justru kekurangan atau hambatan
muncul satu persatu di kelompok-kelompok kecil di MES. Cuma, justru
dari kekurangan itu kami melihat capacity building; memperkuat
Untuk dibaca bersama
kemampuan diri masing-masing di beberapa sektor di MES. Nah, dari
situ kemudian muncul inisiatif-inisiatif untuk membuat kelas workshop
yang memang ditujukan untuk tim internal dan sebagian besar
ada yang dibuka untuk umum. Dari situ ada yang ter-upgrade; dari
tadinya kurang inisiatif, jadi berani berinisiatif; yang tadinya tidak bisa
melakukan banyak hal, jadi bisa melakukan banyak hal.
Ajeng: Masih di dalam konteks regenerasi, misalnya, dalam bentuk apa
atau model apa kebayangnya untuk bisa saling ketemu atau ngobrol
hal-hal yang beda pemikiran, atau ada caranya tidak, sih, misalnya, di
Sanggar Anak Akar, ada kayak pertemuan apa, tuh, namanya, pleno?
Apakah itu jadi forum Sanggar Anak Akar?
Nisa: Kalau di Sanggar Anak Akar sendiri, sih—aku, kan, dari kecil, ya,
kayaknya dari umur 10 tahun gitu—dari bocah-bocah kecil ikut main
teater, main musik di Sanggar gitu. Penerapan yang Sanggar bikin
menjadikan anak-anak tua sebelum waktunya. Jadi, saat kami masih
usia-usia SMP (12-13 tahun), udah diajari untuk bisa mendampingi
anak-anak lainnya. Jadi, ketika kami masih jadi anak, udah diajarin
tuh, gimana cara mendampingi anak-anak yang lain gitu. Lalu,
istilahnya kalau di Sekolah ada OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
gitu, kalau di Sanggar ada DEKAN; Dewan Perwakilan Anak. Nah,
DEKAN ini fungsinya sangat besar di Sanggar karena kami sebagai
organisasi pendidikan sangat menghargai suara anak. Jadi, kami
berangkat, program-program itu dari suara-suara DEKAN ini. Jadi,
biasanya DEKAN ini diskusi serius a la orang dewasa, mencetuskan
program apa dan didiskusikan bersama pengurus. Nah, makanya
DEKAN ini diharapkan menjadi orang yang berani. Ketika mereka
Sekarang atau Sepuluh Tahun Lagi?

