Page 369 - Buku Mengeja FIXER 2021_Untuk dibaca bersama
P. 369
Penutup
348 elalui penelitian FIXER dapat dilihat bahwa
berbagai kolektif seni tumbuh di Indonesia selama
sepuluh tahun terakhir. Jumlah dan sebaran
M kolektif yang masuk dalam riset ini mengalami
peningkatan jika dibandingkan dengan riset FIXER sepuluh tahun
Untuk dibaca bersama
lalu. Meski demikian, hasil penelitian FIXER ini masih belum
mencakup keseluruhan fenomena pertumbuhan kolektif seni di
Indonesia saat ini. Masih banyak kolektif-kolektif baru dengan
corak dan karakteristik yang beragam yang perlu dicatat melalui
penelusuran dan penelitian lanjutan. Namun demikian, kami
berharap penelitian FIXER ini dapat menyumbang informasi dan
wacana atas perkembangan kolektif seni di Indonesia antara tahun
2010-2020.
Dari 53 kolektif seni yang masuk dalam riset FIXER kali ini, kami
melihat adanya sebuah kecenderungan bahwa sebagian kolektif seni
di Indonesia mulai memikirkan keberlanjutan kolektif mereka dengan
menyusun berbagai strategi ekonomi mandiri. Permasalahan klasik
bahwa usia panjang sebuah kolektif ditentukan oleh akses terhadap
donor dan jejaring pendanaan eksternal saat ini perlu dipikirkan
ulang. Sebab, skema pendanaan berbasis proyek, yang selama ini
menopang kerja sebagian kolektif seni di Indonesia, ternyata tidak
cukup mampu membuat kolektif seni berdaya. Sehingga, pemikiran
dan strategi untuk membangun daya tahan dari dalam, dengan cara
memperkuat relasi dan peran sosial, tampaknya akan menjadi model
baru bagi kolektif seni di Indonesia di masa depan. Tapi, hal tersebut
hanya dimungkinkan jika sebuah kolektif memiliki kemampuan untuk
memetakan sumber daya di sekitar mereka dan membentuk ekosistem
yang menghubungkan berbagai sumber daya tersebut ke dalam
sebuah ikatan yang saling menguatkan.
Penutup

